mengenai tentang potensi bakat dan minat
Bakat merupakan potensi bawaan yang dimiliki manusia, sedangkan minat tercipta karena adanya ketertarikan kuat atas tentang sesuatu. Kedua hal ini seringkali dikaitkan dengan faktor kecerdasan dan kesuksesan seseorang. Kita dapat memahami bahwa minat merupakan faktor yang dapat mengarahkan bakat. Dalam beberapa pengertian, minat merupakan suatu perhatian khusus terhadap suatu hal tertentu yang tercipta dengan penuh kemauan dan tergantung dari bakat dan lingkungannya. Dengan demikian minat dan bakat merupakan faktor yang saling mempengaruhi, terlepas dari faktor mana yang lebih dominan, keduanya penting untuk dikembangkan secara optimal bahkan semaksimal mungkin
kunjungi: link mengenai potensi bakat
Adapun menurut Leider dan Shapiro, bakat kita merupakan kecenderungan khusus yang ada sejak lahir, kekuatan dibelakang hal-hal yang kita nikmati dan kita lakukan dengan baik yang tak perlu kita pelajari. Mengekspresikan bakat kita adalah sesuatu yang kita lakukan secara alami, dengan mudah, dan tanpa pamrih.
Sedangkan bakat dalam pengertian bahasa atau dalam pengertian yang umum kita pahami adalah kelebihan atau keunggulan alamiah yang melekat pada diri kita dan menjadi pembeda antara kita dengan orang lain. Kamus Advance, misalnya mengartikan talent dengan “natural power to do something well”. Dalam kamus Marriam-webster’s, dikatakan “endowments of person”.
Berdasarkan pengertian-pengertian bakat tersebut dapat dikatakan bahwa bakat adalah kemampuan terhadap suatu yang menujukkan kemampuan atas rata-rata yang telah ada pada diri kita secara ilmiah dan perlu dilatih untuk mencapai hasil yang maksimal.
Komentar
Posting Komentar