5 penyebab kekalahan arsenal lawan manchester city


Selama 90 menit, Arsenal bermain tak efektif. Sebab, dari 10 tembakan hanya satu yang berasarang ke gawang Manchester City. Selain itu, tim asuhan Mikel Arteta tampak buntu, meski menguasai 64 persen penguasaan bola.

Sebaliknya, Manchester City bisa memanfaatkan kelengahan barisan pertahanan The Gunners. Padahal, tim asuhan Pep Guardiola itu hanya menorehkan 36 persen penguasaan bola dan 9 tembakan di laga ini tapi bisa menoleh 3 gol.

Kemenangan Manchester City tak terlepas dari taktik jitu Pep Guardiola. Di laga ini, eks juru taktik Barcelona itu memainkan skema 3-2-4-1.

Ia berani memasang empat gelandang serang, dengan ditopang dua gelandang bertahan. Taktik itu terbukti jitu, di mana Jack Grealish dan Kevin De Bruyne benar-benar mengambil peran sentral sebagai lini gedor Manchester City untuk membuat pertahanan Arsenal tak berdayadan kesulitan menghadapi serangan city.

Tak hanya taktik jitinya  Pep Guardiola, di laga ini kiper Arsenal Aaron Ramsdale dibuat mati kutu! Ya, kiper 24 tahun itu dipaksa memungut tiga bola yang bersarang ke gawangnya. Parahnya, ketika Erling Haaland mencetak gol pada menit ke-82, Aaron Rasmdale dibuat tak berkutik melihat bola masuk ke dalam gawangnya sendiri.

kunjungi:mengenai pencarian bakat diri.

Efektivitas lini serang Manchester City layak diacungi jempol. Seperti yang sudah disinggung, Pep Guardiola memainkan taktik berbeda. Ia hanya memasang Erling Haaland di depan sebagai striker jangkar.

Kepercayaan Pep Guardiola itu pun dibayar penuh oleh Erling Haaland. Pemain asal Norwegia itu mampu menyumbang satu gol pada menit ke-82 untuk melengkapi kemenangan Manchester City 3-1 atas Arsenal.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

dua love languages baru yang bikin hubungan makin mesra

aplikasi snack vidio aplikasi yang bisa menghasilkan uang

persyaratan tentang slf