apakah orang yang kena store jadi emosian
Benarkan pasien yang pernah menderita stroke sering mengalami perubahan emosi dan perilaku?
Residensi Bedah Saraf RSUD. Soetomo dari Surabaya, M. Reza Arifianto mengungkapkan, pendarahan di otak menimbulkan berbagai gejala tergantung di mana pendarahan itu terjadi.
Hal umum yang terjadi pada pasien stroke adalah depresi, kecemasan, kemarahan, frustrasi, kurang motivasi, atau menangis dan menertawakan hal-hal yang tidak wajar.
kunjungi:link mengenai kesehatan tubuh manusia
Kesulitan Mengendalikan Emosi
Perubahan suasana hati terkadang terjadi karena adanya perubahan fisik pada otak yang disebabkan oleh stroke, terutama stroke yang disebabkan oleh pendarahan pada otak.
Namun , pasien juga dapat merasakan beberapa emosi karena stroke juga mempengaruhi hidup atau kemampuan pasien untuk hidup.
“Sebagian orang mengalami kelemahan pada tungkai, mati rasa pada tangan dan kaki, nyeri leher, sakit kepala hebat, penurunan kesadaran, kesulitan berbicara, menelan, wajah berkedut, menyipitkan mata, dan gangguan emosi atau ingatan,”pada Selasa (28/2).
Seringkali, gangguan emosi, mood, atau memori yang terus-menerus terjadi karena perdarahan atau lesi di area frontal otak, pusat yang mengontrol emosi atau perilaku seorang
Pengalaman stroke bisa terasa seperti kehilangan nyawa, memicu perasaan kaget, penyangkalan, kemarahan, kesedihan, dan rasa bersalah yang normal saat menghadapi perubahan drastis pada penderitanya.
Orang yang pernah mengalami stroke mungkin lebih mudah marah. Ini berkaitan dengan banyak hal, termasuk perasaan sedih, kehilangan, dan frustrasi tentang pengalaman stroke.
Komentar
Posting Komentar