kisah seorang survevi pejuang despresi sempat ingin bunuh diri

 



 Putri pertama pasangan Mona Ratuliu dan Indra Brasco, Davina Shava Felisa mendadak viral di dunia sosial media. Ia membagikan kisah dirinya survive dari depresi. Mima, panggilan akrabnya mengunggah video masa lalunya saat sedang berjuang menghilangkan gangguan mental.

Dalam video Mima tengah dirawat di rumah sakit karena depresi. Gadis berusia 19 tahun ini mengaku pernah mencoba bunuh diri akibat merasa sangat depresi. Mima memperlihatkan video saat dirinya dirawat di rumah sakit pada Juli 2022 lalu. Ia pun membagikan kisah perjuangannya melawan depresi di instagram pribadinya.

Video itu diunggah pada 2 Agustus 2022. Mata Mima terlihat bengkak dan memerah. Ia tampak menangis. Terlihat perban luka di sejumlah bagian tubuhnya. Luka itu diduga bekas dirinya melakukan percobaan bunuh diri.

Namun ia mencoba untuk terlihat baik-baik saja dengan menunjukkan jempol pertanda ‘ok’ ke kamera.

kunjungi:link mengenai sesuatu despresi

Mima mengaku sudah mengalami depresi sejak tujuh tahun lalu. Namun bulan Juli 2022 menjadi puncaknya. Rasa depresinya semakin tak tertahankan. Hingga ia memikirkan untuk menghabisi nyawanya sendiri kerena tertekan sama pikiran nya.

“Aku menghabiskan 7 tahun untuk menekankan pertanyaan, ‘Apa yang salah denganku?’. Di depan semua orang, aku mungkin terlihat seperti seseorang yang mengetahui jawabannya,” tulisnya.

Gadis berambut pink merah ini menekankan bahwa keluarga bukanlah penyebab dirinya terkena masalah mental. Sebaliknya, Mima mendapat dukungan dari sosok terdekatnya yakni keluarga.

“Keluargaku selama ini selalu membantu buat kondisiku. Mereka bukan penyebab aku kena masalah mental,” ujar Mima yang enggan membeberkan penyebab dirinya depresi.

Keluarga Adalah Support Terbesar Kesembuhan

Dalam video memang terlihat sang ibu Mona Ratuliu selalu berada di samping Mima. Mona juga memeluk erat-erat saat Mima menangis.Mima mengakui Bulan Juli 2022 adalah titik balik dalam kehidupannya. Ia berjuang berdamai dengan keadaan dan kini berhasil melewati masa-masa terpuruknya. Anak pertama dari 4 bersaudara ini mengucapkan banyak terima kasih kepada semua orang yang telah mendukung dan mencintainya.

Tak hanya itu, Mima juga mengingatkan kepada siapa saja yang merasakan depresi, putus asa untuk tidak takut bicara dan meminta bantuan.

“Juli 2022 adalah hal penting dalam 19 tahun hidupku. Aku selamat dan aku senang melakukannya. Aku tidak akan bisa mengenal diriku lebih dekat jika tidak (selamat),” tutur Mima.

Mahasiswi Psikologi ini berpesan kepada semua orang yang merasa depresi untuk berani bercerita kepada orang lain. Selain itu ia juga mendorong untuk segera mencari bantuan untuk segera mengurangi rasa frustasi ini.

“Tolong beri tahu orang yang kamu percayai tentang situasi kamu. Jangan takut untuk berbicara, (dan) mendapatkan bantuan. Kamu itu berharga,” tambah Mima.

Saat ini kondisi psikologi Mima sudah membaik. Ia tampak sudah tersenyum dan gembira kembali. Bahkan ia mulai mencoba untuk mengedukasi orang untuk sadar mengenai kesehatan mental.

Video ini sontak mendapatkan banyak komentar dari netizen. Sebagian besar warganet memberi semangat kepada Mima. 

“Mima, terima kasih sudah bertahan. Kamu hebat,” 

“Semangat cantik kuat. Tetap menginspirasi,” kSang mama, Mona Ratuliu turut membagikan kata-kata yang membuat hati netizen terenyuh pada kolom komentar Mima. Ia mengucapkan terima kasih kepada Mima karena sudah mampu bertahan dan menemani dirinya serta sang suami.

“Terima kasih Mima masih mau nemenin Bunda (dan) Yanda belajar terus. Love you more than you know,” kata Mona seraya menyisipkan emoticon hati.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

dua love languages baru yang bikin hubungan makin mesra

aplikasi snack vidio aplikasi yang bisa menghasilkan uang

persyaratan tentang slf