waspada terhadap sesuatu tumor coli yang
Aurelie Moeremans mengaku mengidap tumor colli atau tumor leher sejak Desember 2022. Tumor colli adalah pembengkakan yang terjadi di antara dasar tenggorokan hingga klavikula.
“Jadi ceritanya bulan Desember tahun lalu selesai syuting dua series aku dapat libur. Aku langsung ke rumah sakit tes USG dua benjolan yang ada di leher aku. Hasilnya: tumor colli,” ujarnya Aureli dalam Instagram pada Rabu (22/03).
Akibatnya, Aurelie merasa sakit pada lehernya. dia terpaksa menolak berbagai tawaran pekerjaan. Gadis 27 tahun ini juga mendapatkan suntikan Botulinum Toxin lantaran tidak tahan dengan rasa sakit yang dideritanya.
Tumor colli adalah istilah yang digunakan untuk kondisi ketika terjadi pembengkakan atau pembesaran di leher. Kondisi ini bisa dipicu oleh berbagai faktor.
Sebagian besar umumnya memang tidak berbahaya dan tidak menimbulkan kanker. Namun, benjolan di leher juga bisa menjadi pertanda kondisi kesehatan serius, seperti infeksi atau pertumbuhan kanker.
kunjungi:Link mengenai sesuatu kesehatan manusia
Tumor colli muncul ketika adanya benjolan yang tumbuh di leher. Ukurannya beragam bisa sangat kecil dan tidak terlihat. Namun Bisa juga berukuran besar dan terlihat.
Biasanya benjolan di leher relatif tidak berbahaya. Namun, gejala tertentu bisa mengindikasikan bahwa terdapat risiko kanker yang mengintai.
Gejalanya tumor Colli:
- Benjolan di leher tidak hilang setelah dua hingga tiga minggu
- Rasa sakit saat menelan
- Perubahan suara
- Batuk berdarah
- Benjolan menjadi lebih kecil kecil tetapi tidak sepenuhnya hilang
- Nyeri leher atau tenggorokan
- Gangguan pendengaran atau nyeri di telinga pada sisi yang terdapat benjolan
- Pendarahan dari hidung dan rongga mulut
- Hidung tersumbat di salah satu sisi hidung dan kesulitan bernapas
- Penurunan berat badan
Komentar
Posting Komentar